Rabu, 20 Juni 2012

ilmu budaya dasar 3


1.      Uraikan peran kelompok masyarakat yang ada di kawasan Tanah Abang berdasarkan lokasi/objek  pengamatan saudara?
Jawaban : Peran masyarakat di kawasan tanah abang ini ada bermacam-macam,dan di atur tempat usahanya agar para konsumen lebih mudah dalam mencarai pbarang yang hendak di belinya,seperti pedagang pakainya berada di dalam,lalu pedagang elektronik berada di bagian luar,pedagang makanan di dalam dan di atur tempatnya di bagian yang khusus untuk makanan dan pedagan buah-buahan yang berada di luar,jadi masing-masing pedagang yang ada di kawasan tanah abang ini sudah di atur tempat membuka usahanya agar pada pembeli lebih mudah dalam melalukan pembelian.
2.      Apa pendapat adan tentang perkembangan kawasan Tanah Abang yang ada lihat!
Jawaban : Kalau yang saya lihat,perkembangan kawasan tanah abang ini sangat pesat,apa lagi jika melihat kepada sejarah dulu ketika kawasan tanah abang baru berdiri hingga saat ini, yang paling gampang kita lihat perkembangannya adalah dalam bangunannya ,bangunan di sini setelah di renovasi semakin jauh berkembang dari sebelumnya,lebih nyaman dan juga dapat lebih banyak menampung pedagang yang ingin membuka usaha di kawasan tanah abang ini.
3.      Apa yang menarik dari kawasan Tanah Abang?
Jawaban : Yang paling menarik saya di kawasan tanah abang ini adalah setiap hari di kawasan tanah abang ini selalu ramai,apa lagi jika akhir pekan (weekend) sangat padat sekali,sampai mungkin kemacetan tidak dapat di hindari karena volume kendaraan pengunjung yang meningkat, jadi itu lah yang menurut saya paling menarik di kawsan tanah abang ini.

Minggu, 29 April 2012

Kawasan Tanah Abang 2


Pada kesempatan kali ini,saya berkesempatan untu mewawancarai salah seorang pedagang kain asal lampung yang membuka usahanya di kawasan pasar tanah abang ini,berikut hasil wawan cara saya dengan pedagan tersebut :

1.  Nama Pedagang : Bapak Syahroni
2. Daerah Asal : Metro,Lampung
3. Jenis Usaha/ Kegiatan : Pengusaha kain
4. Alamat :Jl.Setia Budi
    Kelurahan : tanah abang
    Rt /Rw :10/12
    Nomer Rumah : 101
Saya : Selamat siang,maaf pak menggangu waktunya sebentar,saya bisa minta waktu ibu sebentar untuk wawancara,saya ada tugas dari kampus saya?
Pak roni: ohh,iya silahkan mas tidak apak-apa,kebetulan lagi belum rame nih,hehe.
Saya Iya ini saya ada tugas dari kampus,mau sedikit tanya-tanya tentang usaha bapak
Pak roni :ohh iya iya silahkan mas,dari universitas mana mas?.
Saya : saya dri universitas gunadarma pak,bisa di mulai sekarang pak?
Pak roni : ohh iya saya tau,iya iya silahkan mas.
Saya : pertanyaan saya yang pertama pak bagaimana awal kedatangan  bapak di kawasan Tanah Abang ini?
Pak roni : saya di sini sudah hampir 7 tahun ya mas,saya ke sini tadinya di ajak sama temen katanya di sini kalo mau usaha gampang asal kitanya rajin.
Saya : Lalu alasan bapak untuk memilih usaha ini apa?
Pak roni : saya kan asalnya dari lampung ya mas,jadi saya mau menjual produksi kain dari daerah saya.
Saya : Oh begitu.lalu peran bapak dalam kegiatan usaha ini apa?
Pak roni : saya yang punyanya mas,hehe
Saya : Bisa di bilang bosnya ya pak?
Pak roni : hehe,iya mas.
Saya : Lalu hubungan bapak dengan masyarakat satu daerah di sini gimana pak?
Pak roni : saya di sini banyak mas temen-teman dari lampung,dan usahanya pun beragam,hubungan saya dengan mereka ya bisa di bilang akrab lah mas.
Saya : Lalu bagaimana kekerabatan/hubungan bapak dengan para pekerja?
Pak roni : saya usaha ini hanya berdua mas dengan istri saya.
Saya : baik lah pak mungkin itu saja yang ingin saya tanyakan,terima kasih banyak ya pak buat waktunya,mudah-mudahan usaha bapak semakin maju lagi.
Pak roni : amin,makasih ya mas.
Saya : iya pak sama-sama.

Itu adalah hasil wawancara saya dengan salah seorang pedagang kain tapis asal lampung,yaitu bapak syahroni,beliau usaha di sini sudah hampir 7 tahun,awal kedatangannya di ajak oleh temannya dan hingga sekarang usahanya semakin maju,beliau hanya di temani istrinya dalam menjalankan usaha ini.
Ini lah hasil dari wawancara saya dengan salah seorang pedagang di kawasan tanah abang.

Kamis, 29 Maret 2012

" Pola Kehidupan Masyarakat di Sekitar Kawasan Tanah Abang "

Pusat Grosir Metro Tanah Abang. Siapa yang tidak kenal Pasar Tanah Abang yang terletak di Jln KH Mas Mansyur Jakarta ? Terkenalnya Pasar Tanah Abang tidak hanya di Jakarta, tetapi juga luar kota Jakarta, Luar Pulau Jawa bahkan luar negeri mengenalnya sebagai pusat grosir tekstil & pakaian di jaman dahulu sampai sekarang.
Pasar Tanah Abang dikenal sebagai pasar modern perdagangan tekstil yang paling besar di Indonesia.
Sebelum menjadi Pasar Grosir Tanah Abang yang modern, nama Tanah Abang mulai disebut pada abad ke 17, yaitu pada waktu kota Batavia diserang oleh tentara Mataram, tahun 1628 tentara Matarammengepung Batavia dari seluruh penjuru dan menggunakan Tanah Abangsebagai pangkalan, yang merupakan tanah berbukit dan di sekitarnya banyak di genangan rawa. Dari tanahnya yang merah atau Abang dalam bahasa Jawa, maka lahirlah nama Tanah Abang yang berarti Tanah Merah.

Wilayah Tanah Abang pada waktu itu merupakan daerah perkebunan teh, kacang,  jahe,  melati,  sirih, dan lain-lain, yang sampai saat inidijadikan nama suatu pemukiman di Jakarta Pusat.

Pada tanggal 30 Agustus 1735, seorang belanda yang kaya raya bernamaJustinus Vinck mendapat izin dari Gubernur Jenderal Abraham Patram membangun pasar yaitu  Pasar Tanah Abang dan Pasar Senen (dulu bernama Weltervreden). Dalam surat izin tersebut, Pasar Weltervreden hari pasarnya adalah, hari sabtu . Pasar Senen khususnya menjual sayur-mayur dan pasar Tanah Abang menjual tekstil serta klontong.

Pada 1740, setelah 5 tahun berdirinya pasarTanahAbang, pasar itu terbakar seiring dengan insiden pembantaian orang-orang Cina. Pasar kembali dibangun pada 1881. Saat itu, hari pasar yang semula Sabtu ditambah menjadi Rabu sehingga buka dua kali seminggu. Perbaikan terus dilakukan. Pada 1926, bangunan pasar menjadi tiga los panjang dengan dinding bata dan beratap genteng.

Di saat Gubernur Ali Sadikin, sekitar tahun 1972, pasar dibangun tiga lantai yang terdiri 4 blok dan ber-AC. Kemudian pada awal 1990 kembali diremajakan setelah terjadi kebakaran besar di pasar tersebut.

Tahun 2002, terdapat 7.546 buah tempat usaha dengan jumlah pedagang 4.648 orang. Menempati areal 82.386,5 meter persegi, bangunan Pasar Tanah Abang dibagi enam blokA-F.

Tapi sekarang ini Pasar Tanah Abang lebih dikenal sebagai Pusat Grosir selain kain, juga pusat grosir pakaian wanita, pria & anak, grosir busana muslim, grosir baju fashion import & kebaya, grosir sprei, grosir tas wanita, grosir mukena dan masih banyak macam produk lainnya.
Dan saya berkesempatan mewawancarai salah seorang pedagang bakso di kawasan tanah abang ini :

Saya : Siang pak
Pedagang Bakso : Siang dek.

Saya : Bisa minta waktu sebentar tidak pak?
Pedagang Bakso : Bisa dek,ada apa ya?

Saya : Mau nanya-nanya aja nih pak.
Pedagang Bakso : Iya dek,mau nanya apa?

Saya : Apakah bpk sudah lama berjualan?
Pedagang Bakso : Ya, sudah lama kok dek.

Saya : Kira-kira sudah berapa lama bpk berjualan makanan ini?
Pedagang Bakso : Sudah lama lah hampir sekitar 5 tahun

Saya : Apakah dari awal bpk berjualan, sudah membuka warung di kawasan tanah abang ini?
Pedagang Bakso : Tidak dek, awalnya berjualan dengan gerobak

Saya : Mengapa bpk beralih dari gerobak menjadi membuka warung di kawasan tanah abang?
Pedagang Bakso : Karena jika jualan keliling keuntungannya tidak besar dan jualnya cuma 1 macam

Saya : Apa saja yang bpk jual?
Pedagang Bakso : bakso, mie ayam, soto, dan lain lain dek.

Saya : Berapa modal yang harus dikeluarkan dalam sehari?
Pedagang Bakso : Hampir sekitar 500 ribuan lah dek.

Saya : Bagaimanakah suka dan duka selama berjualan?
Pedagang Bakso : sukanya ya alhamdulillah kalo pas lagi rame, pelanggannya banyak. dukanya jika hari itu pembelinya rame ya tempatnya terbatas, dan repot.

Saya : siapa yang membantu pakde dalam berjualan?
Pedagang Bakso : Biasanya istri saya dek.

Saya : Baiklah pak mungkin itu saja yang ingin sya tanya-tanya kan sama bapak terimakasih yapak.
Pedagang Bakso : sama-sama dek.

Ini adalah hasil dari wawancara saya dengan salah seorang pedagang makanan di kawasan tananh abang ini,lebih kurangnya mohon di maafkan.